Egoisme dalam Organisasi? Bagaimana dengan Pemimpinnya

Egoisme merupakan suatu motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan pandangan yang hanya menguntungkan diri sendiri(wikipedia). Egoisme muncul pada umunya memang dari sikap atau kepribadian "asli" orang tersebut. Dapat dikatakan "gawan" atau dari lahir.

Sikap ini dapat muncul pada setiap orang walaupun frekuensinya berbeda. Dalam organisasi umumnya muncul "pentolan-pentolan" yang bersikukuh dan egois, wajar memang pada organisasi biasanya banyak musyawarah dan setiap anggota riuh untuk menjunjung aspirasi dan pandangannya.

Egoisme memang terkadang sedikit membuat tensi panas, wajar apalagi pada organisasi yang memang orang-orangnya pandai "ngomong" karena itu terkadang sikap ini merusak suasana dan ketertipan bahkan mampu menggerogoti dan memecahbelah suatu organisasi.

Lalu bagaimana dengan pemimpinnya? Pertanyaan besar. Pemimpin yang memimpin organisasi yang anggotanya seperti diatas mungkin akan mendapat tekanan berat. Namun ingat, bahwa pemimpin pastinya adalah seseorang yang telah dipilih dan dipercaya serta sudah dikenal kredibilitasnya. Karisma mungkin dapat memudahkan si pemimpin karena pasti anggota-anggotanya canggung untuk melawan pemimpinnya.

Karisma pemimpin memang sangat diperlukan sebagai contoh Bapak Founder Indonesia, Bung Karno seorang pemimpin yang dikenal sangat berkarisma dan memang dari hal tersebut Beliau benar-benar disegani.

Sejatinya pemimin adalah orang yang tidak hanya dituntut untuk mampu memimpin namun juta dipimpin, dan dari sikapnya ketika dipimpin akan terlihat bahwa sebenarnya kebijaksanaanya itu dipertaruhkan dan akan terbukti ketika ia "mampu" untuk mengerti anggotanya dan akhirnya akan dimengerti untuk meredam egoisme hingga menghapusnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alasan Mengapa Kelvin Dijadikan Satuan Suhu Internasional

Program Menghitung Jumlah dan Rata-Rata Bilangan Ganjil Genap Pascal

Procedure Parameter Luaran Menghitung Rata-Rata Pascal (coding)